Menjadi guru honorer atau guru wiyata bahakti nasibnya
tidak seperti yang dialami oleh guru yang sudah menjadi pegawai negeri (PNS).
Mereka bekerja dengan upah yang sangat minimalis sekali. Rata-rata setiap bulannya hanya Rp 200.000,
150.000, bahkan sampai ada yang digajih
dibawah nilai itu setiap bulannya.
Tentunya dengan gajih yang amat kecil itu kehidupan
mereka kurang dari kesejehteraan. Apalagi jika sudah berkeluarga dan keduanya sama-sama
menjadi guru wiyata bhakti atau honorer, penghasilan dari mereka berdua sulit untuk
mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Memang pada saat ini pemerintah sudah sedikit memberi
perhatian kepada nasib para guru honorer, utamanya yang mengabdi di sekolah
swasta dengan kebijakan sertifikasi. Dimana mereka yang bisa lolos menjadi guru
sertifikasi akan mendapat gajih bulanan yang lumayan besar, sekitar Rp 1500.000
setiap bulannya.
Namun demikian untuk memperoleh gelar sebagai guru
sertifikasi syaratnya sangat ketat. Seperti misal sudah harus sarjana pendidikan, sudah memiliki NUPTK atau
nomor urut pegawai tenaga kependidikan, mengajar 24 jam perminggunya, dan lain
sebagainya. Dengan persyaratan itu pada kahirnya banyak guru honorer dan wiyata
bhakti tidak bisa mendapat tunjangan
sertifikasi.
Inilah beberapa Usaha sampingan untuk guru
honorer/wiyata bhakti
Jika kita sebagai guru honorer atau wiyata bhakti
tidak mencari usaha sampingan maka dapur keluarga bagi yang sudah keluarga
tidak akan bisa tercukupi. Olehkarenanya para guru honorer atau wiyata bhakti
harus mau melakukan usaha sampingan untuk menambah pemasukan sehari-harinya
atau perbulannya. Demikianlah beberapa usaha sampingan yang cocok untuk
dilakukan bagi para guru honorer atau wiyata bhakti.
Jualan pulsa
Jualan pulsa adalah usaha sampingan yang sangat pas dan
tepat bila dikerjakan oleh para guru honorer atau guru wiyata bhakti. Sebab kegiatan
bisnis ini bisa dilakukan tanpa terikat waktu. Usaha ini bisa dilakukan setelah
selesai mengajar di sekolah. Terus untuk membuka usaha ini juga tidak
memerlukan modal yang besar.
Jualan koran
Berjualan koran atau surat kabar adalah usaha sampingan
berikutnya yang bisa dikerjakan oleh para guru honorer dan wiyata bhakti. Jika di
sekitar lingkungan tempat tinggal anda kebutuhan akan surat kabar tinggi maka
anda jangan sungkan-sungkan untuk melakukan kegiatan usaha ini. Usaha yang anda
lakukan bisa dengan berjualan keliling atau juga dengan membuka kios koran di
pinggir jalan. Keuntungan jualan koran dan surat kabar ini lumayan bisa menambah pendapatan.
Menulis artikel di surat kabar
Usaha sampingan lainnya yang sangat mudah dan tidak
terikat untuk dilakukan oleh guru honorer dan wiyata bhakti adalah menulis
artikel di koran. Pada saat ini banyak media lokal bermunculan, ini adalah
peluang yang bagus bagi anda untuk menulis artikel di surat kabar tersebut. Pasalnya
biasanya setiap surat kabar menyediakan banyak rubrik seperti rubrik opini,
rubrik cerpen, dan lain sebagainya. Menulislah sesuai dengan keinginan dan
kemampuan anda. Setiap tulisan yang dimuat di surat kabar ada honor yang
lumayan besar lho...
Menjual jasa laundry
Kebutuhan jasa pencucian
baju dan pakaian saat ini makin meningkat siring dengan makin meningkatnya
kesibukkan dan kesejahteraan masyarakat kita. Ini merupakan peluang bisnis yang
bagus. Selain sebagai guru honorer anda juga bisa menyambi membuka jasa
pencucian baik secara manual maupun dengan mesin cuci. Jika belum bisa mencuci
dengan menggunakan mesin cuci jasa pencucian bisa dilakukan dengan manual. Hasilnya
cukup lumayan untuk tambah-tambah pemasukan bulanan anda.
Demikian beberapa usaha sampingan untuk para guru honorer
atau wiyata bhakti yang nasibnya sangat memprihatinkan. Semoga uraian ini
memberi manfaat kepada kita semua.
Deskripsi: usaha sampingan untuk guru honorer dan
wiyata bhakti sangat banyak. Diantara usaha sampingan yg bisa dikerjakan adalah
usaha jualan pulsa, jualan koran, menulis artikel di koran, dan membuka
laundry.
No comments:
Post a Comment